Senin, 30 Desember 2013

Manfaat Lidah Buaya


Manfaat Lidah Buaya

Lidah Buaya atau yang biasa disebut Aloe vera (Latin: Aloe barbadensis Milleer atau alorvera) merupakan tanaman berduri yang berasal dari daerah kering di benua Afrika. Tamanan Lidah Buaya ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena khasiat dan manfaatnya yang luar biasa.Fakta sejarah yang ada menyebutkan bahwa Bangsa Mesir kuno telah mengetahui manfaat lidah buaya sebagai tanaman kesehatan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian! Tanaman Lidah Buaya memiliki beragam jenis. Setidaknya ada sekitar 200 jenis Tanaman Lidah Buaya yang telah diketahui. Dari ke 200 jenis tersebut yang paling bagus digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis Miller. Jenis ini setidaknya mengandung 72 jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Dari 72 zat tersebut terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.

beberapa manfaat dari tanaman lidah buaya (aloevera) :
  1. Perawatan Kulit: perawatan kulit yang fungsinya  perbaikan dan peremajaan kulit, menghilangkan jerawat, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda pada kulit, mengurangi peradangan pada kulit, memutihkan kulit dan melembabkan kulit.
  2. Penyubur Rambut : Ini merupakan khasiat lidah buaya yang paling di kenal di masyarakat di Indonesia karena terbukti ampuh dalam menyuburkan rambut, biasanya tanaman lidah buaya terlebih dahulu dikupas kulitnya kemudian direndam dia air hangat setelah itu digosokkan ke bagian yang ingin di suburkan rambutnya. Jika dilakukan rutin selam 2 bulan maka rambut kita akan tumbuh dengan subur.
  3. Detoksifikasi : maksudnya didalam lidah buaya terdapat kandungan yang dapat meluruhkan racun dalam tubuh kita, jadi anda bisa mengkonsumsi lidah buaya untuk mentralkan racun di tubuh. Oleh karena itu selama ini biasanya  di manfaatkan sebagai bahan untuk kekebalan tubuh.
  4. Gangguan pencernaan. Lidah buaya bermanfaat dalam pencernaan tubuh terutama jika terjadi panas perut serta iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya bisa  menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam dalam lambung.
  5. Penyembuh Luka Bakar : Bagian dalam lidah buaya dapat memperbaiki serta menyembuhkan kulit yang terkena luka bakar
  6. Mengurangi ketombe : lidah buaya juga membantu mengurangi ketombe dan gatal yang disebabkan oleh ketombe pada kulit kepala.
  7. Kesehatan Mulut : Lidah buaya juga sangat bermanfaat dalam membantu dalam kesehatan mulut seperti  memperbaiki gusi kita yang sedang memburuk misalnya sariawan.
  8. Pencegah diabetes : tanaman aloe vera ini juga bisa untuk mengobati penyakit diabetes sebab kandungan lidah buaya berfungsi juga sebagai penurun kadar gula dalam tubuh kita.
  9. Mengobati Ambeien: caranya ambil setengah batang daun lidah buaya yang sudah dicuci bersih dan dihilangkan durinya. Kemudian diparut, tambahkan setengah gelas air panas lalu diperas. Tambahkan dua sendok makan madu pada hasil perasan tadi. Minum tiga kali sehari dalam keadaan hangat.
  10. Mengobati Radang Tenggorokan: caranya ambil selembar daun lidah buaya yang sudah dicuci bersih dan dikupas. Kemudian blender dan tambahkan satu sendok makan madu murni, minum tiga kali sehari. 
  11. Mengobati Diabetes Militus: caranya cuci dua batang daun lidah buaya yang sudah dibuang durinya lalu potong-potong dan rebus dengan tiga gelas air. Setelah mendidih, saring dan diminum tiga kali sehari dengan takaran setengah gelas setiap kali minum.
  12. Menurunkan kadar gula dalam darah:  caranya ambil pelepah lidah buaya yang besar kira-kira ukuran telapak tangan, lalu kupas kulit dan durinya dan bersihkan. Rendam dalam air garam selama 30 menit. Remas sebentar kemudian bilas pada air yang mengalir seperti air kran. Rebus dengan tiga gelas air sampai mendidih. Setelah dingin, minum dengan takaran setengah gelas. Dapat diminum dua atau tiga kali sehari.
  13. Mengobati sembelit:  caranya cuci dan kupas setengah batang daun lidah buaya. Potong kecil-kecil dan seduh menggunakan setengah gelas air. Tambahkan satu sendok makan madu dan minum saat hangat dua kali sehari.
Di negara-negara seperti Eropa, Australia dan Amerika, manfaat lidah buaya digunakan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan. Jadi apakah Anda masih ragu dengan khasiat lidah buaya? Mari kita gunakan produk herbal alami yang aman bagi tubuh kita. Salah satunya dengan mengambil manfaat lidah buaya.

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL YANG BERSIFAT TERBUKA

MAKALAH PKN
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL YANG BERSIFAT TERBUKA

garuda.jpeg
OLEH:

NAMA: ALUH KARMILA
NIM: J1A013003


ILMU TEKNOLOGI PANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PANGAN DAN AGROINDUSTRI
UNIVERSITAS MATARAM
2013/2014



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Salawat dan salam kita kirimkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, karena atas Rahmat dan Hidayah-Nyalah makalah ini dapat diselesaikan yang insyaallah tepat pada waktunya.
Dalam makalah ini akan dibahas tentang Pancasila sebagai ideologi nasional yang bersifat terbuka. Sebagaimana kita ketahui bahwa ideologi pancasila bersumber dan berakar pada pandangan dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang dimana nilai pancasila itu pun bukan diambil dari bangsa lain, melainkan diambil dari kekayaan budaya masyarakat Indonesia itu sendiri.
Penulis menyadari bahwa  makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Akhirnya, kritik, saran, dan masukan yang membangun sangat penulis butuhkan untuk dijadikan pedoman dalam penulisan ke arah yang lebih baik lagi. Serta rasa Terimakasih penulis ucapkan kepada berbagai pihak yang telah membantu melengkapi isi dari makalah ini. Semoga makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

MATARAM,     Desember 2013

Penulis,






DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………… 2
DAFTAR ISI……………………………………………………………………... 3
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang …………………………………………………………… 4
B.     Rumusan Masalah…………………………………………………………. 4
BAB II PEMBAHASAN
A.    Pengertian Ideologi Pancasila Bersifat Terbuka …………………………. 5
B.     Hal-Hal Yang Mendasari Ideologi Pancasila Bersifat Terbuka  …………. 6
C.     Pentingnya Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka ………………………… 8
D.    Merealisasakan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka ………... 8
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan ………………………………………………………………. 9
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………10
LAMPIRAN ………………………………………………………………………11







BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Dalam ketetapan MPR nomor XVIII/MPR/1998 ditegaskan bahwa Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia mempunyai dua kedudukan sekaligus, yaitu sebagai dasar negara dan ideologi nasional dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung  makna sebagai ideologi yang memuat cita-cita dan tujuan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Istilah ideologi berasal dari bahasa yunani yang pertama kali digunakan oleh Antoine Destult de Tracy, seorang filsuf Prancis. Menurut Antoine Destult de Tracy, ideologi dalam bahasa yunani berasal dari kata idea yang berarti gagasan atau konsep dan logos yang berarti ilmu. Berdasarkan arti kata tersebut, ideologi secara umum dapat diartikan  sebagai sekumpulan ide, gagasan, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh, dan sistematis. Ideologi juga diartikan sebagai ilmu, doktrin atau teori yang diyakini kebenarannya dan disusun secara sistematis. Seorang pakar politik Indonesia yang bernama Dr. Alfian memberikan definisi ideologi sebagai filsafat yang berisikan serangkaian nilai atau sistem dasar yang menyeluruh dan mendalam yang dimiliki oleh suatu bangsa sebagai wawasan. Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Pancasila sebagai ideologi nasional merujuk pada kumpulan seperangkat nilai yang diyakini kebenarannya oleh pemerintah serta rakyat Indonesia dan digunakan oleh bangsa Indonesia untuk menata atau mengatur masyarakat Indonesia. Konsekuensi Pancasila sebagai ideologi nasional adalah Pancasila dijadikan pedoman dalam menentukan tata pemeritah Indonesia. Pancasila juga harus menjiwai berbagai konstitusi dan perundang-undangan nasional dalam menegakkan supremasi hukum dan pelaksanaan tata pemerintahan.
B.     Rumusan Masalah
·         Apa yang dimaksud dengan ideologi Pancasila yang bersifat terbuka?
·         Apasaja hal-hal yang mendasari ideologi Pancasila sebagai ideologi yang bersifat terbuka?
·         Apa pentingnya Pancasila sebagai ideologi terbuka?
·         Bagaimana cara merealisasakan nilai Pancasila sebagai ideologi terbuka?





BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Ideologi Pancasila Bersifat Terbuka

Pancasila sebagai ideologi nasional bersumber dan berakar pada pandangan dan falsafah hidup bangsa Indonesia. Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka adalah ideologi Pancasila menjadi pedoman dan acuan bangsa Indonesia dalam menjalankan aktivitas di segala bidang sehingga sifatnya harus terbuka, luwes dan fleksibel tidak tertutup dan kaku melainkan harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa harus mengubah nilai-nilai dasarnya. Pancasila memberikan orientasi ke depan dan selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dihadapi dan akan dihadapi di era keterbukaan/globalisasi dalam segala bidang. Dengan demikian, ideologi tersebut dapat berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan kecerdasan kehidupan berbangsa.
Pancasila sebagai ideologi nasional yang bersifat terbuka telah diyakini kebenarannya. Oleh karena itu, ideologi Pancasila dijadikan sebagai dasar, pandangan, atau landasan bagi sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian, ideologi Pancasila mempunyai fungsi dan peranan penting bagi kehidupan bangsa dan Negara Indonesia.

Fungsi ideologi Pancasila bagi kehidupan bangsa dan negara Indonesia, yaitu:
1.      Pancasila dapat memberikan legitimasi dan rasionalisasi terhadap perilaku dan hubungan-hubungan social dalam masyarakat.
2.      Pancasila merupakan dasar atau acuan pokok bagi solidaritas social dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
3.      Pancasila  dapat memberikan motivasi untuk bertindak secara individual atau Pancasila salah satu unsur pengikat atau pemersatu bangsa. 

Peranan penting ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa, dan bernegara, yaitu:
1.      Ideologi dengan jelas memiliki arah dan tujuan yang pasti.
2.      Ideologi mampu menjawab setiap tantangan dan hambatan dalam kehidupan nyata ( bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara).
3.      Pancasila sebagai ideologi berperan besar dalam menjaga integrasi nasional.

B.     Hal-hal Yang Mendasari Ideologi Pancasila Bersifat Terbuka

1.      Sifat Ideologi Suatu Negara
            Secara umum, sifat suatu ideologi suatu Negara dapat dibedakan menjadi dua yaitu ideologi terbuka dan ideologi tertutup.
a.      Ideologi terbuka
Ideologi terbuka merupakan sistem berfikir yang terbuka. Dengan beberapa cirri sebagai berikut:
·         Ideologi terbuka tidak diciptakan oleh Negara, melainkan digali dan ditemukan dalam masyarakat itu sendiri.
·         Ideologi terbuka tidak bersifat kaku dan tertutup, tetapi reformis dan dinamis.
b.      Ideologi tertutup
·         Dasar ideologi tertutup bukan konsensus dari masyarakat, melainkan kepercayaan dan kesetiaan ideologi yang kaku.
·         Isi dari ideologi tertutup bersifat mutlak, konkret, nyata, keras, dan total.
2.      Keterbukaan Ideologi Pancasila
Ideologi Pancasila dikenal dengan sifatnya yang terbuka. Berdasarkan ciri-ciri ideologi terbuka, ada beberapa ciri yang telah dipenuhi oleh ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka, yaitu:
a.       Pancasila merupakan pandangan hidup yang berakar pada kesadaran masyarakat Indonesia.
b.      Pancasila menghargai kebebasan bukan memaksakan kebebasan. (sesuai dengan sila kedua Pancasila)
c.       Pancasila menghargai pluralitas. (sesuai dengan sila pertama Pancasila)

3.      Dimensi Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Suatu ideologi selain mempunyai aspek-aspek yang bersifat ideal berupa cita-cita, pemikiran, serta nilai yang dianggap baik, juga harus memiliki norma yang jelas, karena ieologi harus mampu irealisasikan dalam kehiupan praksia. Seorang pakar polotik Indonesia bernama Dr. Alfian berpendapat bahwa suatu ideologi dikatakan sebagai ideologi terbuka dan dinamis bila memiliki tiga dimensi berikut:
a.       Dimensi idealitas yaitu suatu ideologi bersumber dari nilai-nilai rill yang hidup dalam masyarakat.
b.      Dimensi realitas yaitu nilai-nilai dasar ideologi tersebut mengandung idealisme, bukan lambungan angan-angan.
c.       Dimensi fleksibilitas yaitu suatu ideologi memiliki keluwesan yang merangsang pengembangan pemikiran baru yang relevan tentang dirinya, tanpa kehilangan atau mengingkari jati dirinya.

4.      Nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila
Bardasarkan pengertian tentang ideologi terbuka, diketahui nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila yaitu:
a.       Nilai dasar merupakan esensi dari sila-sila Pancasila yang bersifat universal.
b.      Nilai instrumental merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar ideologi Pancasila.
c.       Nilai praksis merupakan nilai-nilai instrumental dalam suatu realisasi yang nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
5.      Faktor pendorong keterbukaan ideologi Pancasila
Sebagai ideologi terbuka, Pancasila  bersifat dinamis. Faktor yang mendorong pemikiran mengenai keterbukaan ideologi Pancasila yaitu:
a.       Kenyataan menunjukkan bahwa lemaahnya ideologi yang tertutup dan beku dikarenakan cenderung meredupkan dirinya.
b.      Pengdalaman sejarah politik bangsa inonesia pada masa lampau.
c.       Tekad untuk memperkukuh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi.

C.     Pentingnya Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung nilai positif yang mendukung tercapainya tujuan nasional Indonesia. Nilai positif dari keterbukaan ideologi Pancasila yaitu:
a.       Pancasila memiliki potensi menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, kondisi, dan dinamika masyarakat Indonesia.
b.      Pancasila memiliki kemampuan untuk menjiwai setiap aspek kehidupan bangsa Indonesia.
c.       Pancasila memberikan jaminan berlangsungnya  demokrasi dan hak asasi manusia  sesuai dengan buaya bangsa.
d.      Pancasila menjamin terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera sesuai dengan sila kedua Pancasila sebagai acuan dalam mencapai tujuan.

D.     Merealisasakan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung lima nilai dasar, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima nilai pancasila tersebut harus direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun bentuk tindakan realisasi dari nilai-nilai pancasila sebagai ideologi terbuka dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
a.       Mengedepankan toleransi antarumat beragama.
(sesuai dengan sila pertama Pancasila)
b.      Saling menghormati dan bekerja sama.
(sesuai dengan sila kedua Pancasila)
c.       Keterbukaaan terhadap pendirian dan pendapat pihak lain.
(sesuai dengan sila ketiga Pancasila)
d.      Mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab.
(sesuai dengan sila keempat Pancasila)
e.       Memberikan pertolongan atau bantuan kepaa orang lain.
(sesuai dengan sila kelima Pancasila)